Apakah musim hujan benar-benar sudah berlalu?
Lalu, mengapa kau masih menjelma tetesan gerimis yang kerap menggangguku
Juga mewujud awan mendung yang membuatku termangu
Saat itu, bukankah sudah benar-benar kuhanyutkan dirimu?
Tampilkan postingan dengan label entah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label entah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 April 2015
Kamis, 14 Februari 2013
Jauh
Kata mama, pelangi itu nggak pernah ada di atas kepala kita sendiri.
Ya,
meski konteksnya berbeda, kalimat itu juga berlaku untuk kita, Mr Rainbow. Kamu bahkan sudah terlalu jauh sampai aku tidak lagi ingat bagaimana lekukmu menuangkan warna di hidupku, dulu.
Ya,
meski konteksnya berbeda, kalimat itu juga berlaku untuk kita, Mr Rainbow. Kamu bahkan sudah terlalu jauh sampai aku tidak lagi ingat bagaimana lekukmu menuangkan warna di hidupku, dulu.
Minggu, 27 Januari 2013
. . .
Haaahh, saya terkena writer's block, alias nggak tahu lagi mau nulis apa.
Trus ngapain saya nulis ini?
Entah. Sekadar mencurah lelah.
Kau pernah menuliskan lagu yang mengundang jemariku menari
Tapi saat kau nyanyikan, jemariku beku
Kau memang (mungkin) tak akan pernah menonton tarian jemariku
Tapi hanya dengan mengingatmu, jemariku demam panggung luar biasa
Padahal aku tak menyukai terik di kala hujan
Tapi kau terlalu menarik untuk kuabaikan
Trus ngapain saya nulis ini?
Entah. Sekadar mencurah lelah.
Kau pernah menuliskan lagu yang mengundang jemariku menari
Tapi saat kau nyanyikan, jemariku beku
Kau memang (mungkin) tak akan pernah menonton tarian jemariku
Tapi hanya dengan mengingatmu, jemariku demam panggung luar biasa
Padahal aku tak menyukai terik di kala hujan
Tapi kau terlalu menarik untuk kuabaikan
Kamis, 13 Desember 2012
---
aku ingin melebur di antara butiran pasir
terbang bersama angin
singgah di pucuk-pucuk pohon, lalu kembali berlayar
hanyut bersama aliran sungai yang jernih
melebur.. menyatu..
biar saja aku hilang
tapi aku di mana-mana
terbang bersama angin
singgah di pucuk-pucuk pohon, lalu kembali berlayar
hanyut bersama aliran sungai yang jernih
melebur.. menyatu..
biar saja aku hilang
tapi aku di mana-mana
Rabu, 12 Desember 2012
...
mata ini rupanya sudah begitu kabur untuk dapat menangkap raut lelahmu
denging telinga ini telah menulikanku juga dari jeritan putus asamu
hati yang membeku sedemikian rupa ini telah membuatku kebas untuk peduli padamu
maaf,
walau sejuta kata itu memang tak 'kan bisa menghapus bahkan sebulir saja peluhmu
Selasa, 27 November 2012
orang dalam cermin
pada cermin itu kulihat orang yang mirip denganku
tapi sepertinya dia bukan aku
bukankah aku sedang gelisah saat ini?
sementara ia terlihat tenang dan begitu nyaman, tersenyum seolah tanpa beban
lihat, ia tertawa! matanya menyipit terangkat oleh pipi
sedangkan aku menatapnya dalam tangis yang rasanya mengalir di pipiku
dia mulai terlihat ketus dan galak
padahal aku terisak
tapi... tunggu
saat dia berbalik, seperti ada lukisan yang luntur dari wajahnya
sedih
takut
cemas
dan kurasa di balik cermin ku lihat bahwa kami sama
tapi sepertinya dia bukan aku
bukankah aku sedang gelisah saat ini?
sementara ia terlihat tenang dan begitu nyaman, tersenyum seolah tanpa beban
lihat, ia tertawa! matanya menyipit terangkat oleh pipi
sedangkan aku menatapnya dalam tangis yang rasanya mengalir di pipiku
dia mulai terlihat ketus dan galak
padahal aku terisak
tapi... tunggu
saat dia berbalik, seperti ada lukisan yang luntur dari wajahnya
sedih
takut
cemas
dan kurasa di balik cermin ku lihat bahwa kami sama
Langganan:
Postingan (Atom)
